Latest Games :
Home » , , , , , , , , , , , » PBNU Tolak Pembagian Kondom Gratis yang di Gagas Menkes Nafsiah Emboi

PBNU Tolak Pembagian Kondom Gratis yang di Gagas Menkes Nafsiah Emboi

Minggu, 19 Januari 2014 | 0 komentar

Our Sponsor : Anda sedang mencari Pengobatan Alternatif Alami Tradisional Non Meidis untuk Penyakit Asam Urat Hipertensi Kholesterol Diabetes Basah ada Luka/ koreng yang tidakbisa sembuh Diabetes Kering Vertigo Pusing Tujuh Keliling Kanker Payudara Kanker Kelenjar Getah Bening, Hubungi Pondok Bekam Indonesia di Surabaya. Tempat Alamat dan Peta Lokasi KLIK DISINI
Sangat mungkin digunakan berzina, PBNU tolak pembagian kondom gratis

A. Z. Muttaqin Senin, 28 Muharram 1435 H / 2 Desember 2013 05:40
JAKARTA (Arrahmah.com) - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menolak pembagian kondom gratis sebagai bagian dari kegiatan Pekan Kondom Nasional yang digagas Kementerian Kesehatan dan dilaksanakan oleh Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) serta salah satu produsen kondom. “Umat Islam jangan terlibat dalam kegiatan tersebut,” kata Wakil Jenderal PBNU Muhammad Sulton Fatoni dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Ahad (1/12/2013), seperti dilansir Antaranews.com.

Menurut Sulton, upaya mencegah meluasnya pengidap AIDS merupakan upaya mulia, namun untuk mencegah agar penularan yang salah satunya melalui hubungan seksual itu bukan dengan membagi-bagikan kondom secara gratis yang sangat mungkin disalahgunakan untuk perzinahan.

Karena alasan itulah, tambah Sulton, kegiatan bagi-bagi kondom gratis berpotensi bertentangan dengan ajaran agama. “Bagi-baginya tidak untuk suami-suami, motifnya jaga-jaga agar nggak kena AIDS. Memfasilitasi itu sama saja dengan membantu,” katanya.

Sulton menambahkan kegiatan bagi-bagi kondom gratis dengan segala alasan yang diusung Kementerian Kesehatan, sepintas memang terlihat positif. Namun, Sulton juga mengingatkan suatu kegiatan yang tampak baik terkadang menipu jika tidak disertai dengan niat mulia.

“Sosialisasi kondom dengan dalih menyelamatkan masyarakat dari HIV & AIDS, juga membenci rokok dengan dalih menjaga kesehatan masyarakat, itu terdengar indah, namun sesungguhnya manipulatif dan tendensius,” katanya. Menurut dia, Pekan Kondom Nasional akan menambah panjang daftar langkah kontroversi yang dilaksanakan Kementerian Kesehatan di bawah kepemimpinan Nafsiah Mboi.

Selain menggagas Pekan Kondom Nasional, Menkes sebelumnya disebut,  menolak sertifikasi halal terhadap obat-obatan, dan mendukung demonstrasi dokter yang berujung pada banyaknya temuan kerugian oleh masyarakat.

“Cobalah lebih arif dalam mengambil kebijakan, mau mendengar saran, dan bisa bekerja lebih substantif. Kami mencatat, sejak dilantik pada bulan Juni 2012, apa-apa yang dikerjakan tak lain hanya sebuah kontroversi,” kata Sulton.

Pekan Kondom Nasional dilaksanakan sejak tanggal 1 hingga 7 Desember 2013 sebagai rangkaian peringatan Hari AIDS se-Dunia di Indonesia.  (azm/arrahmah.com)
- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2013/12/02/berzina-pbnu-tolak-pembagian-kondom-gratis.html#sthash.bHkMjAoC.dpuf
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Terapi Alternatif | Bekam | Refleksi | Gurah | Herbal | - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger